Kulit PU, juga dikenal sebagai kulit sintetis atau kulit asli, terkenal sebagai 100% vegan, dan karenanya menjadi pilihan yang lebih disukai daripada kulit asli bagi siapa pun yang menentang kekejaman terhadap hewan dan ibu rumah tangga dengan anggaran terbatas.
Jika Anda mencari cara untuk memberikan sentuhan akhir yang autentik pada dekorasi interior Anda, pertimbangkanlah lapisan kulit PU. Ideal untuk berbagai gaya rumah atau interior seperti industrial, boho, atau rustic.

Apa itu Bahan PU?
Bahan PU adalah bahan kulit sintetis yang terbuat dari polimer termoplastik.
Ada dua jenis kulit PU: semi sintetis dan sintetis penuh Bahan kulit PU.
Kulit PU semi sintetis, juga dikenal sebagai kulit split, diproduksi dengan dasar yang terbuat dari kulit asli dan bagian atas yang terbuat dari campuran pengikat poliuretan.
Kulit PU sintetis penuh, di sisi lain, terbuat dari bahan dasar polimer yang dilapisi plastik.
Keragaman penamaan kulit PU mencerminkan keserbagunaannya:
- ,warPenggunaan teknis→ Kulit Poliuretan, Kulit Sintetis PU
- ,warDaya tarik estetika→ Kulit Paten, Satin PU
- ,warPemasaran yang etis→ Kulit Vegan, Kulit Ramah Lingkungan
- ,warDesain fungsional→ PUL, Kulit Microfiber
Kelebihan dan Kekurangan Kulit PU
Keunggulan Kulit PU:
- Hemat Biaya: Lebih murah dari kulit asli.
- Opsi Desain Serbaguna: Berbagai macam warna, tekstur, dan hasil akhir dapat dipilih.
- Mudah Dipelihara: Tahan air dan mudah dibersihkan dengan kain lembap.
- Ramah Vegan: Kulit PU terbuat dari 100% sintetis yang merupakan alternatif bebas kekejaman terhadap kulit asli.
- Penampilan yang Konsisten: Memberikan tampilan seragam tanpa noda alami pada kulit binatang.
Kekurangan Kulit PU:
- Daya Tahan Lebih Rendah: Lebih rentan terhadap robek, tertusuk, dan terkelupas.
- Kurang Bernapas: Dapat terasa tidak nyaman jika bersentuhan langsung dengan kulit.
- Masalah Lingkungan: PU tidak dapat terurai secara hayati dan produksinya mungkin memiliki implikasi lingkungan.
Proses Pembuatan Kulit PU
Produsen membuat kulit PU dengan melaminasi lapisan poliuretan 100% ke kain atau kombinasi bahan lain yang disebut bahan dasarBahan yang digunakan sebagai alas adalah rayon, katun, nilon, atau poliester.
Untuk memberikan tekstur dan tampilan seperti kulit asli, mereka menggunakan rol untuk mengaplikasikan pola serat buatan. Tekstur berpola ini seringkali seragam dan mencerminkan hasil akhir yang diinginkan (halus, kasar, dll.).

Setelah prosedur ini, lapisan PU diperlakukan dengan bahan kimia untuk meningkatkan daya tahan dan ketahanannya terhadap kelembaban dan noda.
Sejarah Kulit PU
Contoh paling awal yang terkenal adalah Presstoff, penemuan Jerman dari abad ke-19 yang terbuat dari bubur kertas yang dilapisi dan diolah secara khusus.
Aplikasi Kulit PU
Fashion dan Pakaian
- Pakaian: Jaket, celana panjang, rok, legging, dan celana pendek.
- Alas kaki: Dari sepatu bot dan sepatu hak tinggi hingga sepatu kets.
- Aksesoris: Tas tangan, dompet, ikat pinggang, dan tali jam tangan.
Furnitur dan Pelapis
- Tempat duduk: Sofa, kursi berlengan, kursi makan, dan kursi kantor.
- Kursi Bar dan Ottoman: Ketahanannya terhadap tumpahan dan noda membuatnya ideal untuk digunakan di area perhotelan dan hiburan rumah.
Interior Otomotif dan Transportasi
- Kursi Mobil: Tahan terhadap kerusakan akibat penggunaan sehari-hari.
- Trim Interior: Penutup roda kemudi, panel pintu, kenop pemindah gigi, dan elemen dasbor.
- Transportasi umum: Bagian dalam bus, kereta api, dan pesawat sering menggunakan kulit PU untuk tempat duduk karena kekokohannya dan rendahnya kebutuhan perawatan.
Apa Keuntungan Memakai Pelapis Mobil PU?
Interior mobil adalah lingkungan yang rentan terhadap keausan. Interior terpapar sinar matahari, fluktuasi suhu, tumpahan, dan gesekan konstan. Kulit PU memberikan kinerja yang sangat baik dalam kondisi ini.
- Ketahanan UV: Bahan ini lebih tahan terhadap pemudaran dan keretakan akibat paparan sinar matahari dibandingkan banyak bahan lainnya, termasuk beberapa jenis kulit asli.
- Ketahanan abrasi: Tahan terhadap tekanan harian penumpang saat masuk dan keluar kendaraan.
- Ketahanan Air dan Noda: Tumpahan kopi, jus, atau air cenderung membentuk butiran di permukaan dan dapat dibersihkan dengan mudah tanpa meninggalkan noda.
*Belanja pelapis mobil? Kunjungi Sinocomfort.
Bagaimana cara mengetahui apakah itu Kulit Poliuretan?
Ada beberapa faktor lain yang dapat membantu Anda mengidentifikasi kulit PU, antara lain:
Baunya
Produk kulit PU memiliki bau plastik atau kimia yang khas.
Namun, aromanya akan hilang seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, mungkin sulit untuk mendeteksi aroma tersebut pada produk yang bukan baru.
Teksturnya
Kulit PU mempertahankan teksturnya selama penggunaan, tidak seperti kulit asli yang menjadi lebih lembut dan lebih lentur seiring penggunaan. Meskipun terlihat mirip, teksturnya dapat menunjukkan perbedaannya.
Pori-pori
Pori-pori adalah cara lain untuk mengetahui apakah Anda menggunakan kulit asli atau tidak. Kulit imitasi memiliki pori-pori kecil yang tidak terlihat jelas, sedangkan kulit asli memiliki pori-pori besar yang mudah terlihat.
Tepi
Menggambarkan bahan hanya dengan melihat tepinya saja dapat menjadi suatu tantangan, karena banyak bahan sintetis mungkin memiliki lapisan akhir yang menyerupai kulit alami.
Harga tersebut
Harga kulit PU lebih murah daripada kulit asli. Idealnya, label harga harus menunjukkan apakah bahan yang ingin Anda beli adalah kulit PU. Meskipun ada penipu daring yang ingin menipu orang lain, toko grosir dan eceran biasanya menjual kulit buatan dengan harga yang jauh lebih murah, tidak seperti kulit asli.
Tes Air
Kulit asli tidak tahan air. Kulit asli menyerap air dan noda, sementara kulit PU tahan air dan noda, sehingga meningkatkan daya tahannya.

Kulit PU VS Kulit Asli: Cara Memilih
Tentu saja. Berikut tabel perbandingan yang menguraikan perbedaan utama antara Kulit PU dan Kulit Asli.
| Fitur | PU Kulit | Kulit Asli |
| Asal material | Sintetis | Alami; terbuat dari kulit binatang yang diolah dan disamak |
| Biaya | Lebih murah | Lebih mahal |
| Daya tahan | kurang tahan lama |
Sangat tahan lama dan kuat Bertahan selama puluhan tahun dengan perawatan yang tepat |
| Penampilan | Tekstur dan warna yang seragam dan konsisten | Unik, dengan variasi alami, butiran, dan ketidaksempurnaan |
| Breathability | Tidak bisa bernapas | Sangat bernapas karena struktur berpori alaminya |
| Penuaan | Tidak menua atau mengembangkan patina | Mengembangkan patina yang kaya dari waktu ke waktu |
| pemeliharaan | Sangat mudah dibersihkan | Memerlukan lebih banyak perawatan. |
| Dampak lingkungan | Produksi didasarkan pada bahan bakar fosil | Industri peternakan memiliki jejak lingkungan |
| Status Vegan | 100% vegan dan bebas dari kekejaman | Bukan vegan |
PU dan PUL: Apa Perbedaannya?
PU adalah polimer dasarDigunakan dalam berbagai produk untuk daya tahan dan fleksibilitas.
,warPULadalah sebuahhibrida kain-PUDirancang untuk aplikasi kedap air dan bernapas seperti peralatan medis atau popok ramah lingkungan.
| Properti,war | ,warPU,war | ,warPUL,war |
|---|---|---|
| ,warTahan Air,war | Sedang (kecuali jika diberi perawatan khusus) | Tinggi (dirancang sebagai penghalang) |
| ,warKemampuan bernapas,war | Rendah sampai sedang | Tinggi (karena laminasi mikropori) |
| ,warFleksibilitas,war | Tinggi (dapat disesuaikan dengan bentuk) | Bervariasi dengan kain dasar |
| ,warKasus Penggunaan Utama,war | Bahan dekoratif dan struktural | Penghalang kedap air yang fungsional |
PU dan EVA: Apa Perbedaannya?
PU unggul dalam ketahanan aus, umur panjang, dan stabilitas UV. EVA menyusut seiring waktu, rentan terhadap keausan akibat penggunaan berdampak tinggi.
| Properti,war | ,warPU,war | ,warEVA,war |
|---|---|---|
| ,warKepadatan,war | Lebih tinggi (1.05–1.25 g/cm³) | Lebih rendah (0.92–0.95 g/cm³)
|
| ,warBerat,war | Lebih berat, lebih kaku | Ringan, lebih lembut
|
| ,warTahan Sobek,war | Sangat baik (ikatan molekul kuat) | Sedang (struktur lebih lunak) |
| ,warToleransi Suhu,war | Hingga 120°C (tahan panas) | Melunak >60°C; tetap fleksibel pada suhu -50°C |
PU biasanya digunakan pada sepatu bot kerja, suku cadang otomotif, dan furnitur.
EVA sering digunakan pada sepatu atletik, bantalan olahraga, kemasan dan alas kaki ringan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kulit PU lebih baik daripada kulit imitasi?
Meskipun PU bukan kulit asli, ia berbeda dari kulit imitasi. Kulit PU menggunakan poliuretan, sementara kulit imitasi menggunakan bahan-bahan seperti lilin, pewarna, dan polivinil klorida. Selain komposisi, keduanya berfungsi sebagai pengganti kulit asli.
Apakah plastik PU atau kulit?
PU (poliuretana) adalah polimer sintetis (plastik). Kulit PU menggabungkan lapisan plastik PU dengan bahan dasar kain (misalnya, poliester) untuk meniru kulit.
Apakah kulit PU bagus?
Tergantung. Cocok untuk penggunaan jangka pendek dengan anggaran terbatas; kurang tahan lama.
Apakah kulit PU beracun bagi manusia?
Tidak ada risiko signifikan setelah kering sempurna. PU umumnya tidak beracun dan ramah lingkungan setelah diproduksi, meskipun proses produksinya melibatkan bahan kimia.
Apakah kulit PU terasa seperti kulit asli?
Secara sekilas memang begitu, tapi tidak identik. Kulit PU berkualitas tinggi dapat meniru kelembutan dan tekstur kulit asli, tetapi seringkali terasa lebih dingin, seperti plastik, dan kurang lentur.
Apakah kulit PU termasuk kulit vegan?
Ya. Kulit poliuretan tidak menggunakan produk hewani, menjadikannya alternatif vegan untuk kulit asli.







